jump to navigation

Inilah Penjelasan PT KAI, Mengapa Mesin Mobil Sering Mati Di Atas Rel ( Penting ! Wajib Baca !! ) Desember 13, 2015

Posted by nichoz in : Otomotif , trackback
nekat menerobos palang pintu

Hati-hati bila menerobos palang pintu kereta Api

Penjelasan kenap mesin mobil sering mati di atas perlintasan sebidang rel KA

Penjelasan teknis :

Dilokomotif ada boggie (roda kereta) dimana komponen utamanya adalah dinamo, di dlm dinamo ada unsur magnit yg cukup besar, jika lokomotif seri CC berarti ada 3 rangkaian boggie (6 buah dinamo besar). Hal ini berdampak pada rel yg terbuat dari baja dapat menghantarkan medan magnet sejauh 1KM dr lokomotif.

Saat kendaraan bermotor melintasi rel KA biasanya menggunakan kecepatan rendah, apabila pengendara tdk memindahkan gigi mesin yg lebih rendah maka putaran mesin dinamo kendaraan bermotor dan koil yg ada dapat seketika mati akibat faktor medan magnit boggie KA yg di hantarkan oleh rel KA. Oleh karen itu petugas JPL selalu menutup pintu perlintasan sebelum KA mendekati perlintasan (berjarak -+ 3 Km). Bila ada pengemudi tetap menerobos/melintasi rel KA yg berjarak kurang dr 1 Km akan mengakibatkan mesin dinamo dan koil mobil yg sdh lemah dpt mati.

Bila hal ini terjadi segera keluar dr mobil anda, krn mesin mobil akan susah utk di stater kembali.


Maka di sarankan jgn melintasi rel KA bila sdh terlihat KA walaupun masih berjarak 1 Km dr perlintasan sebidang demi keselamatan anda, Ingat KA tdk bisa mengerem mendadak krn roda dan rel terbuat dr baja shg tdk ada friksi, rata rata KA akan berhenti sejauh 800 M setelah di rem
(Bagas Senoadji / PPNS Perkeretaapian)

“Lebih Baik Kehilangan Waktu 1 Menit Daripada Kehilangan Nyawa Dalam 1 Menit”

Share Artikel ini bila menurut anda bermanfaat untuk orang lain !!

Baca Juga

Comments»

1. An_Syahri - 13/12/2015

Betul mas.. Nice artikel

2. Sing Indo - 16/12/2015

nice post juragan… saya share ya….

http://singindo.com/2015/12/16/kehadiran-ps-tni-di-piala-jenderal-sudirman-2015-menyita-perhatian-dunia/

3. Jungfrau - 19/12/2015

ikutan eksis ahh..
http://tegeanblog.com/

4. ipanase - 13/12/2015

untung disini ga ada krl

5. Handaru Doank - 15/12/2015

Sama aja pan, lokomotif biasa juga pake magnet di rodanya, karena besi ketemu besi ga ada friksi

6. ipanase - 15/12/2015

owalah ternyata rodanya itu magnet to

7. Nichoz Ahmad - 16/12/2015

mantau :mrgreen:

8. adityaprad - 13/12/2015

woooh gitu yah

https://adityaprad.wordpress.com/2015/12/13/konsep-modif-yamaha-m-slaz-berfairing-depan-mt-09-tracer/

9. M Bagus Abdani S (@bagusabdani) - 15/12/2015

Mungkin kalimat “rel terbuat dr baja shg tdk ada friksi” perlu dikoreksi lagi ya. Tidak ada friksi (gesekan) berarti kereta tidak akan bisa berhenti. Friksi tetap ada, namun mungkin kecil.

10. Irfan Pinandhityo - 16/12/2015

ohh jadi begitu penjelasannya. nice share gan…

11. kaltim lowongan - 16/12/2015

informasi bagus,

12. Endro Art - 16/12/2015

koreksi, jika antara rel dengan roda tidak ada friksi, maka kereta tidak akan bisa jalan, karena roda berputar di tempat. Tetap ada friksi, makanya roda dapat bergerak menyusuri rel. jarak berhenti kereta setelah di rem sangat jauh, karena momen kereta yang besar, apalagi saat kecepatan tinggi.

13. Ivan Wardana Madridista - 16/12/2015

mantap nih artikel nya

14. warungasep - 18/12/2015

wah baru tahu saya, kirain ada hantunya hehe, nice info mas

Motor baru yamaha di tahun 2016