jump to navigation

Fitur AHO Boros Lampu Euy Januari 25, 2013

Posted by nichoz in : Lain-lain, Otomotif, Tips , trackback

headlamp mati

 

AHO ( Automatic Headlamp On ) adalah fitur lampu utama menyala otomatis pada saat motor pertama kali di hidupkan. Hampir semua  Motor keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan fitur ini. Ini diterapkan tak lain karena adanya peraturan yang mewajibkan lampu utama harus menyala, baik siang maupun malam. 

Karena lampu menyala terus, fitur ini tentunya membuat umur lampu menjadi lebih pendek. Seperti yang alami sendiri. Sejak beli sampai sekarang, tercatat sudah 2x ganti lampu. Yang pertama yaitu pada saat spedo meter menunjukkan 7000 an km. Yang kedua yaitu ketika spedometer menujukkan angka 19.000 an km.

ganti lampu headlamp

 

Padahal motor yang satunya lagi (tanpa aho) sudah berumur 4 tahun sama sekali belum pernah ganti lampu. Lha ini malah sudah 2 x.

Memang, tujuanya baik. Agar kita selalu mematuhi UU yang berlaku. Bebas tilang juga :mrgreen: . Karena manusia kadang tetep bandel. Peraturan dibuat untuk dilanggar. Mungkin dengan dipaksa seperti ini, barulah kita menaati peraturan.

Bagi tangan-tangan kretif kaya juragan rongsok, fitur ini bisa diakali dengan cara memasang saklar tambahan atau ndompleng di saklar jarak jauh. Yah maklum . Kurang sopan juga kan kalau kita blusukan ke gang-gang dengan lampu utama tetap menyala.

Bagi saya sendiri fitur AHO pada dasarnya baik. Safety adalah yang paling utama. So,, Fitur AHO kalian boros kayak gini juga gak ? Share yak . .

Salam ngapaks . . .

Comments»

1. rusmanjay - 25/01/2013

(IMHO) AHO bukan fitur, pabrik menerapkannya lebih cenderung karena penurunan biaya produksi. efeknya konsumen yang tanggung

2. Nichoz Ahmad - 25/01/2013

Fitur yang menguntungkan pabrik,,, cost down tanpa mengurangi harga . . 😀

3. rusmanjay - 25/01/2013

betul. menyalakan lampu disiang hari tidak harus AHO 😀

4. Ari CX Rider - 25/01/2013

yg penting serasa ninja 😀

5. Nichoz Ahmad - 25/01/2013

Mantaap :mrgreen:

6. blogmotoroda - 25/01/2013

Di pedalaman kayak saya jadi mubazir
http://blogmotoroda.blogspot.com/2013/01/sport-retro-segmented-tapi-menjanjikan.html

7. Nichoz Ahmad - 25/01/2013

kalau malem gak mubazir bro :mrgreen:

8. hendrajawa - 25/01/2013

aye termasuk yang setuju dengan fitur AHO, soalnya memang terbukti kok buat safety, pengendara lain jadi aware sama posisi kita dan juga sebaliknya, untuk mengakali biar lampu depan awetan dikiit ane selalu pakai lampu jauh kalau hari siang-sore, pake lampu dekat kalo udah gelap/malam. apa ganggu pengguna lain? kalo siang saya rasa tidak terlalu mengganggu, masih lebih terang sinar matahari walau hari mendung, jadi mata tidak terasa silau dengan sinar lampu motor kita.. (imho)

9. Nichoz Ahmad - 25/01/2013

ane juga termasuk yg setuju bro 😀

10. irza4627 - 25/01/2013

peraturan sudah dibuat namun pabrikan blm siap, seharusnya pabrikan riset dl sblm menerapkannya, IMHO
https://irza4627.wordpress.com/2013/01/25/honda-marquez-can-podium-even-on-1st-race/

11. An_Syahri - 25/01/2013

Ada plus juga minusnya…..

12. absoluterevo - 25/01/2013

Walau pake AHO kalau orang serutulan ya tetep aja banyak angka kecelakan

13. Aby - 25/01/2013

Peraturan yg merugikan… Masak siang bolong terang benderang suru nyalain lampu… Klo mendung atw hujan sich wajar…

14. marga - 26/01/2013

tergantung bahan metal lampunya.

15. axo92 - 26/01/2013

tujuan peraturannya bener, tapi penerapannya yg salah.. 👿
lagian juga siang2 kan udah panas, masih ketambahan lampu jadi tambah panas suasananyal. 🙄
memang sih bikin jadi lebih gampang terlihat

16. Nichoz Ahmad - 27/01/2013

kalau menurut ane gpp,,, yg penting sapeti , , ,

“safety first”

17. axo92 - 31/01/2013

sepeti kan nggak harus dengan cara ngidupin lampu bro..
yg penting kan attitude di jalannya.
kalo soal biar lebih terlihat di jalan (alasan peraturan AHO) kan bisa pake DRL bro, pake LED gitu…

18. RC110_Rider - 27/01/2013

untung masbro mtorku dr baru uda q ksh saklar aho nya,jd alhamdulillah menginjak km 25rb lmpu mash awet…tp walopun aho ga ada kalo siang pas pdat kendaraan sya bysanya pake angel eyes modfkasi sendri,jd hemat dapet keren dapet,safetypun ga ilang..haha

19. sirio110 - 04/02/2013

aho nyala kalo ada rompi ijo pas jauh mati lagi ahonya….hahaha

20. orong-orong - 15/02/2013

betul gan ane punya kebo AHO baru 8 bln dah 4x ganti stoplamp.
hadewh parah nich aturan disini

21. nvl - 17/02/2013

btul sharusnya AHO otomatis menyala lmpu kecil sj yg Pkai LED, lbih hemat Btrai, n tahan Lma bohlamnya,,

ayo pabrikan jdikan solusi donk

22. bondan - 24/02/2013

yang bikin UU itu matanya KATARAK.

23. Cah Bagus - 25/02/2013

di jogja peraturan AHO ngak wajib, awal2 nya aja
ibarat anget2 tai kucing

24. gunawanspurs - 09/03/2013

Sebenarnya aturan ini mmg rada salah kaprah, maksudnya baik tp implementasi secara teknisnya terlalu menggampangkan, cari jalan pintas saja.

Utk fungsi AHO, lampu lebih berfungsi sbg signal beam daripada lighting beam, maka mesti dicari solusi yg awet, irit listrik, dan relatif SILAU (krn mmg mesti bisa dipantau oleh pengguna jalan lain di siang hari yg kontrasnya lebih rendah krn mesti berkelahi dgn cahaya dr sinar matahari yg jauh lebih terang).

Solusi yg terbaik IMHO adalah LED spt yg digunakan di DRL (daytime running light) pada mobil2 kelas atas saat ini. Cuma memang ada tambahan cost, dan ini yg sepertinya sangat dihindari oleh para produsen. Sayangnya pemerintah ga cukup PANDAI, cuma cari solusi paling gampang saja.

Salam DRL LED. 🙂