jump to navigation

Usul Untuk Moto GP : Sebaiknya Balapan Di Negara Tropis Jangan Dilakukan Dimusim Hujan Oktober 21, 2012

Posted by nichoz in : Moto gp, Otomotif , trackback

Moto GP Sepang akhirnya dimenangkan oleh Pedrosa. Drama yang menegangkan akibat dari guyuran hujan yang begitu deras memaksa red flag berkibar. Tentu tim yang paling dirugikan adalah HRC.

Terlihat memang motor Lorenzo mulai “goyang dombret” karena pemilihan ban yang kurang tepat. Ban terlihat mulai aus. Berbeda dengan tim HRC yang memilih compon hard untuk depan belakang. Stoner & Pedrosa masih berjalan dengan stabil. Bahkan kalau saja red flag gak berkibar, bisa jadi Lorenzo di salip stoner.
Di satu sisi keputusan ini (red flag) sudah tepat, jika di lihat dari segi safety. Namun di sisi lain, keputusan ini tidak adil bagi HRC. Goyang dombret Lorenzo bisa saja dimanfaatkan Stoner untuk merebut posisi 2. Itu artinya selisih point antara Lorenzo-Pedrosa bisa di pangkas lebih kecil.

Apalagi red flag berkibar ketika Lorenzo mulai goyang dombret. Tentu hal ini sangat tidak terima oleh pendukung Honda. Kesanya memihak pada tim tertentu. Akan tetapi keputusan (red flag) tentu sudah di pertimbangkan. Hanya saja waktunya yang tidak pas. Kenapa tidak dari lap-lap sebelumnya.

Kalau dilihat dari race-race sebelumnya, memang di sirkuit Sepang hampir selalu ada gangguan hujan. Oleh karena itu saya hanya mau usul,, gmana kalau gelaran Moto GP di negara tropis di lakukan jangan di musim penghujan. Supaya tidak kelihatan ruwet seperti tadi siang. Memang sih kelihatan menantang. Tapi justru membahayakan rider itu sendiri.

Balapan moto GP di negara tropis di lakukan jangan dimusim hujan (kemarau), gimana menurut masbro?
Semoga bermanfaat . . .
Salam bloger ngapaks . . .

Comments»

1. Alfido™ - 21/10/2012

betul gan.

http://alfido.wordpress.com/2012/10/21/oleh-oleh-iims-2012-melihat-lebih-dekat-mobil-formula-1-red-bull-milik-sebastian-vettel/

2. Nichoz Ahmad - 21/10/2012

tolong sampaiken ya 😀

3. joko - 21/10/2012

usulnya disampaikan untuk siapa nih??? moga aja dorna sudi berkunjung ke blog ini dan baca usulannya

4. Nichoz Ahmad - 21/10/2012

Kepada siapa saja di moto gp bro… 😀

5. yudha depp - 21/10/2012

asal sirkuitnya enggak banjir yaaaa enggak papa kang
http://yudhadepp.blogspot.com/2012/10/pulsar-200ns-layak-kita-tunggu.html?m=1

6. Nichoz Ahmad - 22/10/2012

klo ujanya gde kya kmaren ,, ya mama om 😀

7. irza4627 - 22/10/2012

Setuju bro…
http://irza4627.wordpress.com/2012/10/21/malaysian-rider-shock-the-motogp-championship/

8. nggandenz - 22/10/2012

Usul yg bagus ini.

9. ●○ qwerty ○● - 22/10/2012

yoi bro..
hrsnya pas musim kawin, musim mangga atau musim rambutan..
😀

10. oyo - 22/10/2012

usul-untuk-moto-gp-sebaiknya-balapan-di-negara-tropis-jangan-dilakukan-dimusim-panas
xexee..kering tuh bule bru

11. Blitz-r - 22/10/2012

Musim hujan/ kemarau! Klo di malaisia tetep turun hujan mas bro! Cuma beda intensitasnya!

12. redbike92 - 22/10/2012

pasti gak dilakukan di musim hujan bro
pasti sebelum balapan tim MotoGP sudah survey sirkuit, cuaca, dll

13. Arno_87 - 22/10/2012

Memang seru dan menantang yang justru dicari. F1 juga tetep main, meski saat hujan, toh ada opsi ganti ban. Sementara demi sebuah pertunjukan, balapan yang dahulu hanya ada siang, sekarang baik motoGP maupun F1 juga ada balapan malam. Iya kan?
Jadi jelas kok kalau hujan saat motoGP kemarin sebenarnya bisa dan tidak harus heboh. Cuman memang Lorenzo aja yg memanfaatkan kesempatan dan takut di overtake Stoner

14. WTF125 - 23/10/2012

quot:
“Namun di sisi lain, keputusan ini tidak adil bagi HRC. Goyang dombret Lorenzo bisa saja dimanfaatkan Stoner untuk merebut posisi 2. Itu artinya selisih point antara Lorenzo-Pedrosa bisa di pangkas lebih kecil.

Apalagi red flag berkibar ketika Lorenzo mulai goyang dombret. Tentu hal ini [/b]sangat tidak terima oleh pendukung Honda[b]. Kesanya memihak pada tim tertentu. Akan tetapi keputusan (red flag) tentu sudah di pertimbangkan. ”

Iya jadi HRC bisa lebih diuntungkan

15. joe abangirengku - 23/10/2012

kalau menurut aku sah sah aja mas di daerah tropis.misal di indonesai .kan indonesia banyak pawang ujan jadi hujan bisa di pindah-pindah itu katanya ingat lo sob itu katanya 🙂

16. ahli_jalanan - 13/11/2012

Halah klo balap motor kagak ada yg jatuh mana seru om ,