jump to navigation

Tunggangan Kang JJ Pakai Pelat B 5010 JJ Juni 7, 2012

Posted by nichoz in : Lain-lain, Otomotif , trackback

Gambar

Penjelajah dunia asal Indonesia, Jeffrey Polnaja, dipastikan akan memulai perjalanan keliling dunia kedua Ride for Peace pada 25 Juni 2012 dari Paris. Jadwal tersebut meleset dari rencana semula.

Seharusnya pria asal Bandung ini sudah melakukan penjelajahan seorang diri dengan sepeda motor BMW R1150GS sejak Mei lalu dari Belgia. Namun karena tunggangannya hilang dicuri di Amsterdam, Belanda, pada 4 Mei lalu, penjelajahan bermisi perdamaian dunia ini harus terhenti.

“Sudah saya katakan bahwa misi Ride for Peace tak akan berhenti. Tekad saya sudah bulat, walau kehilangan motor perjalanan Ride for Peace akan tetap berlanjut, seperti moto Wind Rider: The Road May End, But Not The Spirit of Brotherhood and Peace,” kata Jeffrey.

Pengulangan perjalanan Jeffrey pada 25 Juni mendatang rencananya akan dilepas secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Perancis di Paris Drs. Rezlan Ishar Jenie. Kepastian in telah disampaikan koordinator Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Paris, Arifin Saiman. Sebelum itu, pada Sabtu, 23 Juni 2012, Jeffrey akan diterima presiden Komunitas Motor Perancis, Moto Clubs des Potes yang diketuai M. Bruno Pasqualaggi.

Mengingat banyak dokumen perjalanan dan surat-surat sepeda motor yang perlu diperbarui, sejak 5 Juni kemarin Jeffrey pun telah berada di Jakarta usai melakukan penerbangan dari Belanda. Kepulangannya ke Jakarta bertujuan guna penandatanganan dokumen-dokumen perjalanan baru.

“Saya harus kembali ke Jakarta karena semua dokumen perjalanan keliling dunia yang saya butuhkan perlu diperbarui dan harus saya tandatangani sendiri. Karena jadwal perjalanan terganggu, maka banyak dokumen yang akan habis masa berlakunya,” ungkap Jeffrey.

Jeffrey menambahkan kepulangannya kembali ke Jakarta tidak membuat semangatnya harus mengendur. Jeffrey justru merasa bahwa itulah cara yang harus ditempuh seorang penjelajah dunia yang tak pernah mengenal kata mundur.

“Musibah ini justru membuktikan serta membuka mata dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang pantang menyerah, tidak berlama-lama tenggelam dalam musibah, langsung bangkit dan meneruskan penjelajahan,” katanya.

Ketika melakukan perjalanan nanti Jeffrey akan menggunakan sepeda motor pengganti dari model dan tahun pembuatan yang sama, BMW R1150GS. Saat ini sepeda motor tersebut tengah berada dalam perjalanan menuju Eropa. Setelah tiba di Belgia, sepeda motor akan ditangani tim teknis dari Lievens Mechanic guna peningkatan spesifikasi yang sesuai standar penjelajahan dunia di lintasan ekstrim. Termasuk di antaranya memasang sistem pengeman agar sepeda motor tak lagi mudah dicuri.

Uniknya, bila sepeda motor yang hilang menggunakan nomor polisi “D 5010 JJ” maka sepeda motor pengganti akan bernomor “B 5010 JJ”. “Nomor baru ini memberi semangat kepada saya,” ujarnya. Sementara itu, sepeda motor yang telah hilang sejauh ini masih menjadi pekerjaan rumah kepolisian Belanda.

Jeffrey juga mengungkapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu misi Ride for Peace. Departemen Luar Negeri RI, Kepolisian RI, dan Ikatan Motor Indonesia disebut telah berperan aktif dalam kelancaran proses pembuatan dokumen-dokumen perjalanan. Selain, itu Jeffrey juga meminta doa dari seluruh bangsa Indonesia agar perjalanan yang mengibarkan bendera Merah Putih ini dapat berjalan lancar.

Perjalanan Jeffrey kali ini merupakan penjelajahan keliling dunia seorang diri yang kedua dengan sepeda motor. Pada kesempatan ini, Jeffrey mengemban misi “Ride for Peace – Solo Riding Exploring Five Continents on Two Wheels.” Pelapasan Jeffrey telah dilakukan di Jakarta pada 23 April 2012.

Rencananya, Jeffrey akan berkelana sejauh 220.000 kilometer melintasi beberapa negara di Eropa, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Australia. Penjelajahan kedua ini tak kalah menantang dari misi pertama, di mana dia melintasi negara-negara di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Tak kurang dari 30 negara akan disinggahi, mulai dari Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Skandinavia, Polandia, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, Kuba, Kolombia, Nikaragua, Bolivia, Brasil, Argentina, Peru, Selandia Baru, Australia, dan Timor Leste. Jeffrey direncanakan tiba kembali di Jakarta pada tahun 2014

 

 

Comments»

no comments yet - be the first?